29.11.11

-----------------------------------
Tetapi kau Tidak... ??(\/)
------------------------------------

 Aku melihatmu dan tersenyum dilain hari...
Aku mengira kau melihatku tetapi ternyata tidak...
Aku berkata " Aku mencintaimu " dan menunngu apa yang akan kau katakan..
Aku mengira kau mendengarku tetapi ternyata tidak..
Aku memintamu untuk keluar dan main bermain bola dengan ku..
Aku mengira kau akan mengikutiku tetapi ternyata tidak...
Aku melukis gambar untuk kuperlihatkan hanya kepadamu
Aku mengira kau menyimpannya tetapi ternyata tidak
Aku membuat benteng untuk kita di hutan belakang rumah
Aku mengira kau mau berkemah denganku tetapi ternyata tidak
Aku mencari cancing dan semacamnya untuk memancing seandainya kita bisa
Aku mengira kau ingin pergi tetapi ternyata tidak
Aku memerlukanmu untuk berbincang dan berbagi apa yang aku yang kupikirkan
Aku mengira kau bersedia tetapi ternyata tidak
Aku bercerita tentang pertandingan dan berharap kau ada di sana bersamaku
Aku mengira kau pasti datang  tetapi ternyata tidak
Aku meminta untuk berbagi masa mudahku
Aku mengira kau bersedia tetapi ternyata tidak
Negaraku memanggilku untuk berperang, kau mengharap aku pulang dengan selamat
Tetapi ternyata aku tidak (selamat)

Stan Gebbarvdt




--------------------------------------
Kemarin, Hari ini, dan  Esok
--------------------------------------

Aku ingin berbagi sebuah puisi yang pernah ku baca, judulnya, Kemarin, hari ini dan Esok

Hari ini adalah hari esok yang kucemaskan kemarin
Dan hari ini cerah sekali,
Hingga aku bertanya-tanya mengapa aku mencemaskan hari ini kemarin
lagi pula, mungkin tidak ada hari esok
Maka hari ini aku akan hidup seolah esok tak ada
Dan aku akan melupakan hari kemarin.

Hari ini adalah hari esok yang kurencanakan kemarin
Dan hampir semua rencanaku untuk hari ini tidak
berjalan sepeperti yang kukira kemarin
Maka hari ini aku akan melupakan esok dan aku akan merencanakan hari ini
Tetapi tidak terlalu habis-habisan
Hari ini aku akan berhenti untuk menghidu sekuntum mawar
Aku akan mengatakan kepada orang yang kucintai betapa aku mencintainya
Aku akan berhenti merencanakan esok dan berencana
untuk menjadikan hari ini terbaik dalam hidupku.

Hari ini adalah hari esok yang kutakutkan kemarin
Dan hari ini ternyata tidak ada yang harud di takutkan
Maka hari ini akan kuenyahkan rasa takut akan hal - hal yang tak kuketahui
Aku akan merangkul yang tidak kuketahui itu sebagai
pengalaman belajar yang penuh dengan kesempatan seru
Hari ini, tidak seperti kemarin, aku tidak akan menakutkan esok.

Hari ini adalah hqari esok yang kuimpikan kemarin
Dan sebagai mimpi yang kuimpikan kemarin jadi kenyataan hari ini
Maka hari ini aku akan terus memimpikan esok
Dan mungkin lebih banyak lagi mimpi yang kuimpikan hari ini akan menjadi kenyataan esok

Hari ini adalah hari esok yang tujuannya kutetapkan kemarin
Dan aku mencapai sebagai tujuan itu hari ini
Maka hari ini akau akan menetapkan tujuan yang sedikit lebih tinggi untuk hari ini dan esok
Dan jika esok ternyata seperti ini
Aku pasti akan mencapai semua tujuanku suatu saat nanti!!

--------------------------
School of  Love
--------------------------

" Anda hanya bisa menyintai dengan cara yang anda pelajari"

Lembaga Pengajaran cinta terbentuk dari sekumpulan guru atau pengajar yang turut serta menanamkan sahamnya dalam pembentukan cara pandang cinta dalam otak kita. Dari tahun ketahun otak kita menyimpan cara pandang dari yang mengajarkan kepada kita etika dalam berinteraksi tentang cinta. Maka amatlah penting bagi kita untuk mengerti lebih jauh para guiru cinta itu :

#  Guru pertama keluarga
Bisa saja sebuah keluarga menjadikan keluarga surgawi yang damai, dal;am dunia yang nyaris tanpa hati seperti sekarang.Cinta itu juga yang awalnya membentuk keluarga tempat kita tumbuh.

# Guru kedua : Pengajaran di Sekolah
Sekolah merupakan sumber utama kedua pada proses pembentukan kepribadian kita. Bisa positif tapi bisa pula negatif. Jika cinta yang dipelajari oleh para guru itu adalah jenis cinta yang kering. rentan, dangkal, sok berkuasa, atau penuh kepentingan, maka itulah yang pasti mereka bawa ajarkan dan wariskan kepada anak-anak didik mereka.

#  Guru ketiga : Sahabat
Persahabatan bisa menjadi sarana tukar pemikiran, cara pandang dan adat istiadat, Baik itu positif maupun negatif. Semuanya saling mempengaruhi melalui proses yang amat efektif. Para sahabat berperan mentransformasikan cara berpikir mereka pada yang lain, termasuk yang berkenaan dengan cinta dan seks. Mereka belajar dari sesama mereka tentang pengetahuan dan cara dalam bercinta.

# Guru keempat: Masyarakat
Saat kita tumbuh dewasa, masyarakat turut berkontribusi dalam mencerdaskan kita. Termasuk dal;am soal cinta. Pada umumnya orang akan berkenalan dengan kewajiban sosial yang harus dijalani nantinya. Baik sebagai orang yang mencintai atau dicintai.

# Guru kelima : Media masa
Banyak di antara diantara kita yang mengetahui dan belajar tentang cinta melalui media massa, baik media cetak maupun media elektronik. Bersamaan dengan  berjalannya waktu, kata cinta telah diidentikan dengan makna yang selama ini  ditanamkan olaeah dunia perfilman kedalam otak kita, sebuah hubungan cinta yang terbatas hanya pada jalinan cinta antara lelaki dan wanita saja.

# Guru keenam: Promosi dan Periklanan
Komersialisasi terhadap cinta yang menjadikanya laksana barang dagangan itu terlihat lebih jelas dalam berbagai baentuk macam iklan, yang senantiasa berupaya  mengambil keuntungan dari cinta itu demi kepentingan bisnis semata. Mereka menyamakan cinta dengan seks.Sebuah tim peneliti menanyakan kepada anak-anakdi bawah usia sepuluh tahun tentang pengertian mereka akan cinta, Cinta itu tatkala kau mengatakan kepada seseorang bahwa kemejanya bagus.sedangkan anak yang lain mengatakan cinta itu tatkala seorang anak gadis menyemprotkan parfum pada dirinya,demikianlah yang dilakukan anak lelaki, kemudian mereka duduk bersama saling menikmati aroma harum mereka.
Dari sini kita bisa memahami sebuah tamsil Allah swt, seperti mengubah manusia menjadi kera atau babi, ketika kata cinta yang paling agung turun derajatnya hanya di maknai pada hubungan yang penuh dosa antara pemuda dan pemudi.

# Guru ketujuh : Wawasan pribadi
Selain peran langsung keenam guru di atas, sesunggyhnya diri anda sendirilah yang menyusun rancangan cinta pribadi yang anda miliki. ini memengaruhi wawasan pribadi juga semua yang dikonsep oleh seseorang didalam otaknya, dalam rangkah membentuk etika cinta yang bersangkutan.
Dr. Helmstetter mengatakan' apapun yang anda konsep dalam otak anda, baik itu positif maupun negatif pada akhirnya anda pasti akan memetik hasilnya"

Oleh karena itu kemampuan seseoran dalam mempelajari cinta ditentukan oleh wawasan orang tersebut. Wawasan seperti ini bisa ditanamkan oleh keluarga. Maka dari itu frank Outlaw mengatakan " perhatikanlah pemikiran anda, niscaya ia akan menjadi tindakan,. Dan perhatikan tindahkan anda, karena ia akan menjadi kebiasaa. Perhatikan kebiasaan anda, karena niscaya akan menjadi kepribadian anda, karena ia pasti menentukan hasil akhir diri anda.!"

Bagi anda yang mau komentar di tampung yaa, salam Cinta Sejati aishiteru.. ^_^

( Dr. Leo buscaglia)